Sabtu, 07 November 2009

PEMBENTUKAN PANITIA KORBAN HARI RAYA IDUL ADHA DI RSI SA

Kurang lebih satu bulan lagi, umat Islam akan memasuki hari raya kurban atau hari raya Idul Adha. Seperti biasanya, saat pelaksanaan hari kurban, semua umat Islam tak terkecuali di RSI SA, akan menyelenggarakan ritual penyembelihan hewan kurban. Penyembelihan hewan kurban, seperti di berbagai riwayat, diceritakan sebagai simbolisasi dari pengorbanan Nabi Ibrahim A.S yang diperintahkan oleh Allah SWT untuk menyembelih anaknya yang tak lain adalah Nabi Ismail A.S. Akan tetapi karena ketegarannya dan kesabarannya, Nabi Ismail A.S yang sedianya menjadi korban digantikan oleh sebuah domba.
Atas semangat pengorbanan itulah, RSI SA, rutin setiap tahun selalu mengadakan ritual korban. Supaya pelaksanaan korban tersebut berjalan lancar dan baik. Maka di RSI SA selalu membentuk sebuah kepanitiaan tersendiri untuk mengorganisir pelaksanaan tersebut. Dan proses itu dimulai dengan pembentukan kepanitiaan. Panitia korban yang dibentuk di RSI SA diketuai oleh Dr Arifin Aidil, M.Kes. Keputusan penunjukan Dr Arifin-sapaan akrab Dr Arifin Aidil M.Kes dituangkan dalam Surat Keputusan Direktur RSI SA Nomor 328/KPTS/RSI-SA/XI/2009.
Dr Arifin kemudian menindaklanjuti dengan mengadakan rapat perdana di gedung Teaching Hospital RSI SA yang baru. Rapat yang digelar sabtu (7/11) membahas anggaran yang akan digunakan saat pelaksanaan korban tadi. Jadi setiap seksi atau bagian disuruh untuk membuat anggaran yang nantinya diajukan dalam rapat berikutnya untuk pengesahan anggaran.
Paling tidak, acara yang dilaksanakan nantinya tidak jauh berbeda dengan apa yang sudah dilakukan saat pelaksanaan hari raya korban tahun lalu. Misalnya mengenai pembagian daging kurban. Daging kurban yang disembelih akan dibagikan kepada seluruh karyawan RSI SA, baik itu karyawan magang, tetap, kontrak. Kemudian, daging juga akan dibagikan kepada para kaum dhuafa di sekitar lingkungan RSI SA. Sedangkan mengenai hal-hal lainnya seperti jumlah hewan yang akan disembelih, teknis distribusi masih akan menjadi bahan pertimbangan bagi panitia RSI SA.

0 komentar: