![]() |
Setelah selama tiga bulan direnovasi, akhirnya musholla RSI Sultan Agung Semarang (RSI SA) berubah menjadi sebuah masjid. Masjid ini diresmikan oleh Direktur RSI SA yang baru, dr Masyhudi A.M M.Kes. Ketika memberikan sambutan di dalam acara peresmian tersebut, dr Masyhudi mengajak kepada seluruh hadirin yang rata-rata karyawan untuk bersama-sama memakmurkan masjid. Caranya, yaitu dengan melaksanakan ibadah shalat lima waktu secara berjamaah di masjid yang rencananya dinamakan dengan Ibnu Sina.
"Lebih baik, di musholla ini digunakan untuk ibadah shalat jumat, karena akan memudahkan para penunggu pasien mencari masjid" saran Prof Rifki.
Beberapa karyawan pun menanggapi dengan baik usulan ini. Karena selama ini jika melakukan ibadah jumat, harus menuju masjid di kampus Unissula yang jaraknya relatif jauh.
"Kita akan membuat himbauan kepada seluruh karyawan RSI SA untuk setiap waktu shalat agar berjamaah di sini" ujar dr Masyhudi. Himbauan itu, lanjut dia akan segera disosialisasikan kepada seluruh karyawan secepatnya dan tidak menutup kemungkinan akan segera dibentuk beberapa petugas yang nantinya akan memberikan kultum di setiap waktu shalat.
Menurut rencana, masjid yang namanya merujuk pada salah satu tokoh kedokteran Islam pada saat itu, akan digunakan untuk ibadah shalat jumat. Pernyataan ini disampaikan oleh Prof DR Dr H Rifki Muslim SpB SpU saat menyampaikan mauidzoh khasanah (nasehat yang baik) kepada karyawan RSI SA."Lebih baik, di musholla ini digunakan untuk ibadah shalat jumat, karena akan memudahkan para penunggu pasien mencari masjid" saran Prof Rifki.
Beberapa karyawan pun menanggapi dengan baik usulan ini. Karena selama ini jika melakukan ibadah jumat, harus menuju masjid di kampus Unissula yang jaraknya relatif jauh.

0 komentar:
Posting Komentar