Tradisi idul fitri di Infonesia barangkali sangat unik jika di bandingkan di beberapa negara lain. di Indonesia peringatan hari kemenangan diwarnai dengan tradisi saling bermaafan. Tradisi saling bermaafan ini merupakan simbol kembali kepada yang fitri atau momen dimana seseorang kembali suci terlepas dari berbagai dosa. Dengan saling bermaafan maka diharapkan setiap orang dapat terbebas dari dosa antar sesama.
Tak terkecuali di RSI Sultan Agung Semarang (RSI SA), pada tanggal 24 September kemarin atau yang bertepatan dengan hari Kamis, seluruh karyawan RSI SA berkesempatan untuk saling bermaaf-maafan melalui media halal bi halal.
Foto I
Saling Memaafkan
Sebelum bermaaf-maafan karyawan RSI SA, mendengarkan tausiah dari Prof DR Dr H Rifki Muslim SpB SpU, Prof Rifki -- yang juga menjabat sebagai direktur utama RSI SA mengajak seluruh karyawan RSI SA untuk memaknai kemenangan di hari yang fitri. Kemenangan tersebut diperoleh dengan cara meningkatkan amalan-amalan setelah menjalani ibadah puasa.
Foto II
Prof DR Dr H Rifki Muslim SpB SpU menyampaikan tausiah.
Dalam kesempatan yang sama, Prof Rifki -- atas nama seluruh karyawan RSI SA , menyampaikan penghargan setinggi-tingginya kepada Dr Muslih SpOG, sebagai dokter spesialis kandungan RSI SA. Dr Muslih SpOG merupakan salah satu dokter terbaik RSI SA yang telah bekerja di RSI SA selama puluhan tahun, dan pada tahun ini dr Muslih sudah memasuki masa pensiun. Dan sebagai tanda teri makasih atas jasanya, Prof Rifki selaku direktur utama RSI AS menyampaikan kenang-kenangan kepada dr Muslih.
Foto III
Dr Muslih SpOG menerima kenang-kenangan dari Direktur Utama RSI SA.
Setelah acara selesai, pembawa acara yang dalam kesempatan itu dibawakan oleh Muawatul Khasanah dan Emi,
foto IV
Mbak Emi dan Mbak Atul mendaulat para karyawan serta jajaran direksi RSI SA membentuk formasi melingkar. Dimana dalam formasi ini, setiap karyawan mengular untuk saling bergantian memberikan maupun menerima permohonan maaf.
foto V
Saling Memaafkan
Saling Memaafkan
Saling Memaafkan
Bahkan karena saking tak kuasa menahan haru, beberapa karyawan tampak meneteskan air matanya ketika menerima permohonan permintaan maaf dari rekannya yang lain.
Tak terkecuali di RSI Sultan Agung Semarang (RSI SA), pada tanggal 24 September kemarin atau yang bertepatan dengan hari Kamis, seluruh karyawan RSI SA berkesempatan untuk saling bermaaf-maafan melalui media halal bi halal.
Foto I
Saling Memaafkan
Sebelum bermaaf-maafan karyawan RSI SA, mendengarkan tausiah dari Prof DR Dr H Rifki Muslim SpB SpU, Prof Rifki -- yang juga menjabat sebagai direktur utama RSI SA mengajak seluruh karyawan RSI SA untuk memaknai kemenangan di hari yang fitri. Kemenangan tersebut diperoleh dengan cara meningkatkan amalan-amalan setelah menjalani ibadah puasa.
Foto II
Prof DR Dr H Rifki Muslim SpB SpU menyampaikan tausiah.
Dalam kesempatan yang sama, Prof Rifki -- atas nama seluruh karyawan RSI SA , menyampaikan penghargan setinggi-tingginya kepada Dr Muslih SpOG, sebagai dokter spesialis kandungan RSI SA. Dr Muslih SpOG merupakan salah satu dokter terbaik RSI SA yang telah bekerja di RSI SA selama puluhan tahun, dan pada tahun ini dr Muslih sudah memasuki masa pensiun. Dan sebagai tanda teri makasih atas jasanya, Prof Rifki selaku direktur utama RSI AS menyampaikan kenang-kenangan kepada dr Muslih.
Foto III
Dr Muslih SpOG menerima kenang-kenangan dari Direktur Utama RSI SA.
Setelah acara selesai, pembawa acara yang dalam kesempatan itu dibawakan oleh Muawatul Khasanah dan Emi,
foto IV
Mbak Emi dan Mbak Atul mendaulat para karyawan serta jajaran direksi RSI SA membentuk formasi melingkar. Dimana dalam formasi ini, setiap karyawan mengular untuk saling bergantian memberikan maupun menerima permohonan maaf.
foto V
Saling Memaafkan
Saling Memaafkan
Saling Memaafkan
Bahkan karena saking tak kuasa menahan haru, beberapa karyawan tampak meneteskan air matanya ketika menerima permohonan permintaan maaf dari rekannya yang lain.
0 komentar:
Posting Komentar